Traveloka bermitra dengan agen travel Swiss perluas komoditas perjalanan

4 min read

Jakarta –

Platform travel se-Asia Tenggara Traveloka, menjalin kemitraan strategis dengan Switzerland Tourism, Swiss Travel System AG, juga KKday bertujuan untuk memperluas jangkauan hasil aktivitas perjalanan (travel activities) kepada konsumen dalam Indonesia juga Asia Tenggara.
 
President Traveloka Caesar Indra mengatakan sebagai media travel terkemuka, Traveloka menjadikan konsumen sebagai fokus utama dalam menjalankan perusahaan serta juga menjangkau konsumen lebih banyak besar banyak baik secara regional lalu bahkan global.
 
“Kemitraan strategis ini bukan cuma menciptakan kami mampu melayani segmen pasar yang dimaksud tambahan beragam khususnya dalam Indonesia serta Asia Tenggara, namun juga membuka prospek bagi kemitraan strategis dengan negara-negara tujuan wisata favorit dalam area dunia," ujarnya dalam keterangan resmi yang tersebut mana diterima di dalam tempat Jakarta, Selasa.
 
Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) terkait kemitraan strategis multi-pihak tersebut.

 
Kemitraan ini juga menandai kepercayaan besar kepada Traveloka, sekaligus memperkuat posisi Traveloka yang tersebut yang terus fokus memberikan layanan travel menyeluruh guna pemenuhan kebutuhan kemudian juga aspirasi konsumen dari berbagai segmen.
 
Traveloka melihat adanya peningkatan transaksi sebesar 4 kali lipat untuk penerbangan ke destinasi internasional termasuk Eropa, pada semester pertama 2023. Untuk destinasi Eropa, Swiss juga menjadi destinasi pilihan.
 
Bahkan pencarian penerbangan dari Indonesia ke Swiss lalu hotel di tempat tempat Swiss juga mengalami peningkatan sejak pandemi (2019) sebesar hampir 4 kali lipat jika dibandingkan dengan masa pemulihan di area area tahun 2022.
 
Periode tertinggi perjalanan ke Swiss tercatat dalam area periode libur akhir tahun bulan November hingga Desember. Animo bepergian juga tetap terlihat pada musim panas, antara bulan Mei hingga Juni.
 
Berbagai aktivitas menarik dalam Swiss menjadi target pencarian konsumen setia Traveloka. Adapun lima aktivitas yang mana paling diminati oleh turis Indonesia pada Swiss mencakup Swiss Travel Pass, Swiss Half Fare Card (akses setengah nilai untuk tiket kereta, bus, kapal, serta kereta gantung), Tur Interlaken kemudian Grindelwald, Tur kemudian Wisata kota Zurich, kemudian Lindt Home of Chocolate dalam Zurich.
 
Director Southeast Asia, Switzerland Tourism, Batiste Pilet mengatakan pascapandemi, industri pariwisata Swiss mulai merasakan optimisme pemulihan.

 
“Data Switzerland Tourism mencatat, jumlah agregat total wisatawan Indonesia yang mana menginap di area dalam Swiss bahkan tumbuh 11 persen dari Januari hingga Juli 2023, jika dibandingkan dengan periode yang mana yang disebut mirip pada tahun 2019. Kami sangat bersemangat untuk menjalin kemitraan bersama Traveloka, sehingga semakin banyak penggemar wisata dari Indonesia yang tersebut digunakan tertarik untuk berkunjung lalu juga menjelajah Swiss," ucap Pilet.
 
Berbagai aktivitas seru lainnya juga dapat dijalankan di tempat tempat Swiss termasuk menikmati kereta panorama yang dimaksud digunakan merupakan bagian dari Grand Train Tour of Switzerland, mengarungi sungai-sungai indah pada tempat Swiss, berkunjung ke pusat budaya kemudian museum, hingga memicu adrenalin dengan berbagai winter sport activities seperti bermain ski, kemudian snowboarding.
 
“Masyarakat Indonesia sangat menggemari Swiss Travel Pass, sebuah tiket untuk segala akses di tempat dalam Swiss. Hal ini terlihat dari meningkatnya total pemesanan sebanyak 179 persen selama delapan bulan pertama pada tahun 2023 ini, jika dibandingkan dengan periode yang mana hal tersebut sejenis selama pandemi 2019," ungkap Head of Market Management, Swiss Travel System AG Fausto Zaina.
 
Swiss Travel System hadir sebagai bagian tak terpisahkan dalam perencanaan perjalanan bagi wisatawan dari seluruh dunia. Melalui layanan konektivitas kelas dunia, Swiss Travel System hadir untuk menunjang pengalaman wisata yang digunakan dimaksud aman, nyaman kemudian senantiasa dapat diandalkan.
 
Dalam kesempatan yang tersebut hal itu sama, Liu Weichun, COO of KKday mengatakan pihaknya turut antusias menyambut kemitraan ini.
 
“Keunggulan kami berfokus pada menghadirkan pengalaman yang mana itu luar biasa, mengajak traveler untuk menjelajahi tempat-tempat wisata unik kemudian tersembunyi di dalam dalam Swiss. Dengan mengintegrasikan inventory produk-produk wisata kami dengan Traveloka, kami yakin dapat meningkatkan pemasaran produk-produk perjalanan sekaligus mewujudkan rencana perjalanan yang mana yang disebut menggambarkan keindahan Swiss," ucapnya.
 
Penandatanganan Nota Kesepahaman ini merupakan bukti nyata dari Traveloka dalam membangun habitat pariwisata tingkat dunia yang digunakan berkelanjutan.

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours