Kamera Sony Alpha 7CR lalu Alpha 7C II resmi meluncur pada Indonesia

4 min read

Jakarta – Sony Electronics secara resmi meluncurkan dua kamera anyarnya yakni Alpha 7CR dan juga juga 7C II yang tersebut menawarkan tampilan ringkas namun makin unggul dalam performanya bagi para fotografer lalu juga videografer.

"Sony melengkapi jajaran mirrorless interchangeable lens camera sehingga para kreator konten dengan berbagai tingkat kemampuan tetap dapat menghasilkan foto maupun video dengan resolusi tinggi menggunakan teknologi termutakhir," ujar President Director PT. Sony Indonesia Yoshiyuki Fujioka dalam peluncuran Sony Alpha 7CR juga Alpha 7C II di dalam dalam Jakarta, Jumat.

Kedua kamera ini merupakan generasi penerus dari Sony Alpha 7C yang dimaksud memang dikenal dengan ciri khas ringkas, namun cocok digunakan dalam berbagai skenario pengambilan momen.

Peningkatan paling besar dibawa dari sisi sensor untuk unit pemrosesan kecerdasan buatan, keduanya menggunakan prosesor BIONZ XR yang tersebut dimaksud juga ditemukan pada kamera lensa interchangeable terbaru Sony, seperti Alpha 7R V juga Alpha 6700.

Fitur lainnya yang dimaksud ditingkatkan ialah "Real-time Recognition AF (Autofocus)" yang digunakan berguna untuk mengenali berbagai macam subjek dengan akurasi tinggi.

Untuk memotret hadir fitur stabilisasi "5-axis in-body image" sehingga dapat memberikan keuntungan bagi penggunanya ketika mengambil foto.

Dari segi performa video, kedua model ini membantu perekaman video berkualitas tinggi 4:2:2 10-bit hingga 4K60p, kemudian telah terjadi dikerjakan memperkuat warna "S-Cinetone Sony" yang digunakan telah terjadi lama diakui dalam pembuatan video sinematik yang dinamis.

 

Digital Imaging Product Marketing PT. Sony Indonesia M. Fariz Adiputra (kiri), President Director PT Sony Indonesia Yoshiyuki Fujioka (tengah), Head of Product Marketing Sony Indonesia Takeshi Hatanaka (kanan) dalam perilisan dua kamera baru dari Sony Electronics yaitu Sony Alpha 7 CR lalu Sony Alpha 7C II pada Jakarta, Jumat (13/10/2023). (ANTARA/Livia Kristianti)

Ada juga "Active Mode" yang digunakan digunakan meningkatkan fungsi stabilisasi gambar yang digunakan dimaksud terdapat pada bodi kamera, auto-framing berbasis AI, digital-audio interface support, lalu berbagai fitur lainnya yang membantu perekaman video berkualitas tinggi.

Untuk pengoperasian keduanya juga sudah terjadi mempunyai layar yang tersebut digunakan posisi dapat diatur sesuai kebutuhan pengguna lalu sudah mengupayakan fitur layar sentuh.

Dari segi konektivitas, kamera ini kompatibel dengan aplikasi smartphone Creators App yang itu dengan mudah mengunggah video juga juga foto dari kamera ke layanan cloud, sehingga memungkinkan pengoperasian kamera jarak sangat sangat jauh lalu juga transfer gambar dari kamera ke perangkat seluler.

Secara lebih tinggi lanjut detail, Alpha 7C II dilengkapi dengan sensor gambar full-frame dengan sekitar 33,0 megapiksel efektif dengan bobot sebesar 18,2 ons membuatnya ringan untuk dibawa bermobilisasi.

Dibandingkan dengan Alpha 7 IV yang digunakan hal itu mempunyai berat 1,54 pon, Alpha 7C II lebih banyak lanjut ringan hingga 22 persen kemudian volumenya tambahan besar kecil hingga 45 persen.

Kamera ini miliki sensitivitas ISO standar berkisar dari 100 hingga 51200 untuk foto kemudian juga video (ISO 50 yang tersebut dimaksud diperluas hingga 204800 untuk foto), memungkinkan pemotretan dengan sensitivitas tinggi juga juga bebas noise.

Selanjutnya, untuk Alpha 7CR merupakan kamera full-frame interchangeable yang tersebut mengedepankan resolusi tinggi 61 megapiksel efektif.

Kamera ini menawarkan serta performa gradasi yang tersebut hal tersebut kaya dari sensor gambar full-size, sensor serupa juga hadir pada Alpha 7R V.

Lebih lanjut kamera ini dengan mudah merealisasikan gambar berkualitas tinggi dalam beragam luas pengaturan, seperti portrait, travel, kemudian lanskap, serta merealisasikan kombinasi kemampuan menangkap gambar beresolusi tinggi dengan mobilitas juga bobot yang dimaksud itu ringan.

Alpha 7C II tersedia pada Indonesia dapat bisa saja hanya didapatkan lewat mitra resmi Sony dengan biaya Rp31.999.000 (kamera saja) juga Rp36.999.000 (dengan lensa 28-60mm).

Selama masa pra pesan yaitu 13-22 Oktober pengguna mampu mendapatkan Sony Memory Card SF-M64T juga penyimpan daya NP-FZ100.

Sementara itu, Alpha 7CR juga sudah dapat dipesan seharga Rp46.999.000 (kamera saja). Selama periode pra pesan yang digunakan dimaksud sejenis dengan Alpha 7C II pembeli bisa jadi semata mendapatkan Exclusive Peak Design Strap kemudian Sony Memory Card SF-G128T.

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours