Lautan pada Bawah Tanah Ditemukan, Pakar Ungkap Sebab Terbentuknya

3 min read

Pakar menemukan sebuah  di tempat tempat sekitar lepas pantai Selandia Baru. Volume air seluas lautan yang dimaksud digunakan terkunci dalam dalam sedimen dan juga juga batuan dari dataran tinggi vulkanik yang tersebut hal itu hilang itu sekarang berada sangat dalam dalam kerak Bumi.

Seperti yang digunakan dimaksud diungkapkan oleh gambar seismik 3D, air hal itu berada dua mil dalam bawah dasar laut di tempat tempat lepas pantai Selandia Baru. Air yang mungkin meredam patahan gempa Bumi besar yang dimaksud mengarah ke North Island.

Para pakar menemukan waduk bawah laut ini 15 km dari patahan Hikurangi, atau zona subduksi, dalam mana lempeng tektonik Pasifik menukik ke bawah lempeng Australia serta masuk ke dalam mantel Bumi.

Gesekan antara lempeng-lempeng ini menghasilkan gempa bumi yang tersebut mana bukan biasa, gempa bumi yang dimaksud digunakan bergerak lambat yang digunakan dapat berlangsung selama berbulan-bulan kemudian hampir tak menyebabkan kerusakan pada area permukaan Bumi, mengutip Live Science.

Patahan ini dikenal lantaran menghasilkan gempa bumi dengan gerakan lambat, yang dimaksud disebut peristiwa pergeseran perlahan. Peristiwa ini dapat melepaskan tekanan tektonik yang mana mana terpendam secara bukan ada berbahaya selama berhari-hari kemudian berminggu-minggu.

Para ilmuwan ingin mengetahui mengapa gempa ini lebih banyak tinggi sering terjadi pada beberapa patahan daripada yang dimaksud lain.

Banyak gempa bumi pergeseran lempeng lambat yang dimaksud diduga terkait dengan air yang dimaksud dimaksud terkubur. Namun, hingga saat ini belum ada bukti geologis langsung yang menunjukkan adanya reservoir air yang begitu besar dalam patahan Selandia Baru.

“Kami belum dapat melihat cukup dalam untuk mengetahui secara pasti efeknya terhadap patahan, tapi kami dapat melihat bahwa total agregat air yang digunakan turun pada area di tempat lokasi ini sebenarnya jarak terpencil lebih besar lanjut tinggi daripada biasanya,” kata penulis utama studi ini, Andrew Gase, mengutip laman resmi Institut Geofisika Universitas Texas (UTIG).

Batuan berpori yang dimaksud yang disebut terbentuk selama salah satu letusan gunung berapi terbesar dalam Bumi menyerap begitu banyak air saat terkikis sehingga menciptakan waduk besar selama ribuan tahun, yang mana digunakan saat ini terkubur berjauhan di tempat dalam dalam kerak Bumi.

Penelitian ini dipublikasikan di tempat tempat jurnal Science Advances kemudian juga didasarkan pada pelayaran seismik lalu juga pengeboran lautan ilmiah yang dimaksud dipimpin oleh para peneliti UTIG.

Gase mengatakan pengeboran yang mana tambahan dalam untuk menemukan di area tempat mana air itu berakhir sehingga para peneliti dapat menentukan apakah air itu mempengaruhi tekanan dalam sekitar patahan.

Lokasi para peneliti menemukan air yang merupakan bagian dari provinsi vulkanik yang luas yang digunakan itu terbentuk ketika gumpalan lava seukuran Amerika Serikat menerobos permukaan Bumi di dalam tempat Samudra Pasifik 125 jt tahun yang digunakan digunakan lalu.

Peristiwa yang digunakan disebut merupakan salah satu letusan gunung berapi terbesar yang tersebut dimaksud diketahui lalu bergemuruh selama beberapa jt tahun.

Infografis Kamus Pemanasan GlobalInfografis Kamus Pemanasan Global (Foto: CNNIndonesia/Basith Subastian)

Berasal dari Gunung Api Purba

BACA HALAMAN BERIKUTNYA


HALAMAN:
1 2

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours